Rumus yang dipakai kebanyakan seller
Untung = harga jual − modal. Case HP Rp25.000, modal Rp14.000, untung Rp11.000. Kelihatannya sehat, 44%.
Masalahnya: Rp11.000 itu belum dikurangi apa pun yang marketplace, kurir, dan pembeli minta dari lu. Di bawah ini yang beneran.
Rumus lengkap untung bersih per unit
Untung bersih = harga jual − modal − packaging − ongkir yang lu tanggung − iklan per order − fee platform − rugi retur
| Komponen | Cara ngisinya |
|---|---|
| Modal (HPP) | Harga beli per unit, termasuk ongkir dari supplier kalau ada. |
| Packaging | Bubble wrap, plastik, box, lakban. Total sebulan dibagi jumlah unit. |
| Ongkir yang lu tanggung | Porsi ongkir dari program gratis ongkir, atau subsidi yang lu kasih sendiri. |
| Iklan per order | Total biaya iklan ÷ jumlah order yang datang dari iklan. Bukan total iklan sebulan. |
| Fee platform | Harga × % kategori (+ pre-order 3% kalau ada), dipotong cap kalau platformnya punya cap. Pakai fee efektif kalau punya laporannya. |
| Rugi retur | % retur × (ongkir dua arah + packaging). Barangnya balik, ongkirnya nggak. |
Contoh: case HP Rp25.000 di TikTok Shop
| Pos | Rupiah |
|---|---|
| Harga jual | 25.000 |
| Modal | −14.000 |
| Packaging | −1.500 |
| Ongkir yang ditanggung | −3.000 |
| Iklan per order | −5.000 |
| Fee TikTok Shop 6,97% | −1.743 |
| Rugi retur 5% × (Rp6.000 + Rp1.500) | −375 |
| Untung bersih per unit | −Rp617 rugi |
Produk yang "untung Rp11.000" ternyata rugi Rp617 tiap kejual. Jual 300 sebulan = minus Rp185.100. Makin laris, makin rugi. Angka ini bisa lu cek sendiri di audit cepat — itu contoh awalnya, tinggal ganti sama produk lu.
Harga impas: harga minimum biar nggak rugi
Harga impas = (modal + packaging + ongkir + iklan per order + rugi retur) ÷ (1 − % fee)
Buat case HP tadi: (14.000 + 1.500 + 3.000 + 5.000 + 375) ÷ (1 − 0,0697) = Rp25.664. Di bawah itu, tiap order rugi. Buat margin bersih 25%, harganya sekitar Rp35.100.
Dibagi (1 − fee), bukan ditambah fee, karena fee dihitung dari harga jual — tiap harga dinaikin, fee-nya ikut naik. Ini yang paling sering salah: orang nambahin fee ke modal, terus heran kenapa masih tipis.
Tiga kesalahan yang paling sering
1. Ngitung iklan per bulan, bukan per order
Iklan Rp3.000.000 sebulan kelihatan kecil dibanding omzet Rp30.000.000. Tapi kalau order dari iklan cuma 600, itu Rp5.000 per order — dan buat produk yang untungnya Rp4.000, tiap order dari iklan rugi Rp1.000.
2. Nganggap retur cuma "kehilangan satu penjualan"
Retur itu kehilangan penjualan plus ongkir dua arah plus packaging. Yang dibebankan ke tiap unit yang kejual bukan harga barangnya, tapi persen retur dikali ongkir dan packaging. Di case HP tadi Rp375 per unit, dan itu di retur 5% aja.
3. Pakai fee brosur, bukan fee efektif
Tarif kategori itu cuma biaya admin. Biaya layanan, proses pesanan, dan program dipotong terpisah. Di satu toko contoh, tarifnya 8% dan yang kepotong beneran 14,2%. Baca fee efektif vs fee brosur.
Template Excel dan lembar rumusnya, gratis
| File | Isinya |
|---|---|
| untung-bersih-per-produk-2026.xlsx | Template Excel 40 produk. Isi kolom biru, kolom hitam ngitung sendiri pakai rumus yang sama persis dengan halaman ini: untung bersih, status, harga impas, harga margin 25%, batas iklan. Fee 2026 udah diisi, ada dropdown kategori. Boleh disebar. |
| rumus-untung-bersih-2026.pdf | Satu halaman A4: rumus lengkap, contoh case HP, tiga rumus turunan, tabel fee 2026, tiga kesalahan. Buat ditempel di samping laptop atau dikirim ke grup. |
Dua-duanya berdiri sendiri, nggak butuh akun apa pun. Kalau produknya udah puluhan dan males ngetik, tarik file Seller Centre ke audit bocor: semua masuk sendiri.
Hitung semua produk sekaligus
Satu produk: audit cepat. Isi enam angka, keluar untung bersih, status, harga impas, batas iklan. Gratis, tanpa daftar.
Semua produk dari laporan: audit bocor. Tarik file Pesanan dari Seller Centre, semenit keluar berapa yang bocor dan produk mana. Gratis juga.
Hitung produk lu sekarang
Enam angka, tanpa daftar. Keluar untung bersih, status sehat/tipis/rugi, harga impas, dan batas iklan per order. Fee 2026 udah diisi.
Buka audit cepatPertanyaan yang sering muncul
Apa bedanya untung kotor dan untung bersih?
Untung kotor = harga − modal. Untung bersih = setelah dikurangi packaging, ongkir yang lu tanggung, iklan per order, fee platform, dan rugi retur. Yang masuk rekening itu yang bersih.
Iklan per order dihitung gimana?
Total biaya iklan ÷ jumlah order yang datang dari iklan. Iklan Rp3.000.000 ngasih 600 order = Rp5.000 per order. Angka ini yang dikurangin dari tiap unit, bukan total bulanannya.
Kenapa harga impas dibagi (1 − fee), bukan ditambah fee?
Karena fee dihitung dari harga jual. Kalau harga naik, fee ikut naik. Dibagi (1 − fee) ngasih harga yang setelah dipotong fee masih nutup semua biaya lain.
Berapa margin bersih yang sehat buat jualan online?
Di app dipakai batas: sehat di atas 10%, tipis 5–10%, sangat tipis di bawah 5%, rugi di bawah nol. Di bawah 10%, satu retur atau satu kenaikan fee cukup buat bikin produk itu minus.